6/6/10

Gereja Santo Martinus Bangunharjo

Berawal dari Tugas Akhir S1 saya mengenai inkulturasi antara kebudayaan Jawa dengan gereja katolik, saya mendesain Gereja Santo Martinus Bangunharjo. Sebenarnya, gereja yang saya gunakan untuk tugas akhir adalah Gereja Hati Kudus Yesus, yang berlokasi di jalan Bantul, karena merupakan pusat Paroki Pugeran. Namun gempa bumi yang melanda Yogyakarta, Bantul, dan sekitarnya membuat Gereja Santo Martinus Bangunharjo hancur. Gereja yang merupakan gereja stasi di Paroki Pugeran ini terletak di Jalan Imogiri Barat. Daerah Imogiri sendiri merupakan salahsatu daerah yang menderita kerusakan paling parah akibat gempa 27 Mei 2006. Setelah melalui proses konsultasi, baik ke pemerintah Bantul maupun ke keuskupan agung Semarang, maka perancangan gereja ini dimulai di tahun 2008.

Perspektif eksterior Gereja Santo Martinus Bangunharjo

3/6/10

Pengembangan Hotel Desa Puri

Hotel Desa Puri yang terletak di wilayah timur kota Yogyakarta menambah 4 kamar dan sebuah gudang. CV Jogjatama mengundang saya untuk menggambar desain. Klien dan direktur CV Jogjatama sudah berdiskusi, sehingga saya hanya bertugas untuk menuangkan ide mereka ke dalam gambar. Gambar ini digunakan untuk keperluan mencari IMB dan acuan pelaksanaan.
Tambahan kamar di Hotel Desa Puri

11/10/09

Kios di Jalan Imogiri Timur

Pekerjaan ini datang dari CV Jogjatama. Dulu saya pernah terlibat sebagai drafter dalam beberapa pekerjaan mereka. Untuk pekerjaan kios ini, saya berperan sebagai arsitek. 
Tampak timur kios

8/23/08

Pemasangan papan nama bangunan pengairan tahap I

Selain pekerjaan marka jalan yang tersebar di Yogyakarta (klik disini), pekerjaan ini juga meliputi wilayah yang sangat luas. Pekerjaan pemasangan papan nama dilakukan pada bangunan pengairan di sepanjang Sungai Serayu. Karena luasnya lokasi pekerjaan, maka proyek ini dibagi menjadi beberapa tahap. Perusahaan saya, CV Wisma Daya, memenangkan Tender untuk tahap I. 
Waduk Sempor

1/2/08

Signage Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan UGM

Saya menggunakan kombinasi gambar 2d dan 3d untuk menghasilkan video animasi yang berguna untuk menjelaskan kepada klien mengenai bentuk bangunan. Desain tugu (atau lebih tepatnya signage) sudah ada, hasil diskusi antara klien, Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan dengan perusahaan tempat saya bekerja, PB Daya Makmur. Animasi video dan model 3d dapat mempermudah untuk mengkomunikasikan desain. Dialog antar pihak terbantu dengan kemampuan software 3d dalam menampilkan material dan pencahayaan yang lebih realistis. Waktu itu, perkembangan teknologi di bidang model 3dimensi belum semaju sekarang.
Signage Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan UGM,  perencanaan

12/11/07

Penggantian Atap Bangunan

Pekerjaan penggantian atap bangunan pada satu gedung di Istana Kepresidenan Yogyakarta dilakukan karena atap lama sudah rusak. Material atap beton diganti dengan genteng keramik. Pekerjaan ini juga meliputi penambahan partisi aluminium dan kaca pada interior bangunan.

Kondisi eksisting bangunan

Pembangunan Pagar Balai Benih Ikan

Pelaksanaan pembangunan pagar
Pekerjaan pembangunan pagar dilakukan untuk mengganti pagar lama yang rusak karena gempa Yogyakarta 2006. Saya merupakan bagian dari tim pelaksana yaitu CV Dian Patria Indah

7/11/07

Perbaikan Poliklinik Gedung Agung

Perbaikan bangunan yang kami lakukan meliputi redesain interior, penggantian komponen kamar mandi, serta pendingin ruangan.

Pemindahan furniture untuk persiapan pelaksanaan pekerjaan

6/11/07

Perbaikan Komponen Bangunan di Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan

Pemeliharaan bangunan diperlukan untuk menjaga fungsi bangunan agar dapat senantiasa mendukung aktivitas manusia. Sebaik apapun konstruksi sebuah bangunan, pada suatu saat diperlukan pemeliharaan, mulai dari pengecekan sampai perbaikan. Dalam proyek berikut, saya menjadi bagian dari pelaksana pekerjaan perbaikan beberapa gedung di Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM.

Perbaikan plafon, kondisi eksisting
Perbaikan plafon adalah bagian dari pemeliharaan rutin. Bagian yang rusak biasanya disebabkan oleh bocornya talang. Bocornya talang menyebabkan air merembes ke bawah dan merusak struktur penggantung plafon, dalam hal ini menggunakan material kayu. Kayu yang lapuk tidak kuat menahan plafon. Perbaikan yang dilakukan meliputi penggantian rangka, pemasangan plafon, dan pengecatan.